Ketika Situs Marketplace Down, Berapa Nilai Transaksi Hilang?

Ketika Situs Marketplace Down, Berapa Nilai Transaksi Hilang?

Situs market place merupakan sebuah website yang mengumpulkan penjual dan pembeli. Setiap hari non-stop selama 24 jam terus di akses oleh jutaan orang. Beberapa startup marketplace di Indonesia seperti bukapalak.com dan tokopedia.com bahkan telah mencetak transaksi Rp. 30 milyar per hari. Hal ini menjadi menarik untuk kita pelajari sehubungan dengan downtime yang terjadi baru-bari ini. Lantas, berapa nilai transaksi yang hilang ketika sebuah situs marketplace down ?

Menghitung Potensi Kehilangan Transaksi Ketika Situs Marketplace Down

Seperti yang kita ketahui diatas, nilai transaksi situs market place di Indonesia sekitar Rp. 30 milyar perhari. Dalam satu hari, biasanya waktu transaksi banyak terjadi di :

  • Jam 12 : 20%
  • Jam 15: 30%
  • Jam 19: 40%
  • Jam lainnya: 10%

Hal tersebut dapat kita ketahui dari kebiasaan pengguna internet di Indonesia mengakses internet.

Kejadian downtime pada situs marketplace tersebut (1 Maret 2017) dari sore hingga malam hari, kurang lebih 6 jam. Dari sini, kita dapat melihat kembali jam efektif transaksi di situs market place Indonesia. Dari 6 jam situs bukalapak tumbang dan juga situs lainnya seperti JD.ID dan tokopedia.com, kita dapati bahwa cakupan periode downtime tersebut berpotensi menghilangkan transaksi jual beli 70% sampai 80% dalam perhari.

Dalam hal ini kita ambil 70% x Nilai Transaksi situs market place tersebut sebesar Rp. 30 Milyar. Hasilnya adalah Rp. 21 Milyar, potensi kehilangan transaksi atas tumbangnya data center yang di pakai oleh situs marketplace tokopedia, bukalapak, dan JD.ID tersebut.

Ini artinya 1 jam data center downtime, akan menghilangkan potensi kehilangan transaksi sebanyak Rp. 5 Milyar (Rp. 21 Milyar / 6 Jam Downtime).

Potensi Kehilangan Transaksi Bukan Kerugian Keuangan Bagi Situs Marketplace

Baik tokopedia dan bukalapak, mereka hanya menyediakan wadah untuk transaksi jual beli. Sedangkan potensi kehilangan nilai transaksi di website tersebut, merupakan kerugian para seller di Tokopedia dan BukaLapak.Com.

Oleh karena itu, menghitung potensi kerugian tidak bisa di ukur dari potensi kehilangan nilai transaksi. Kerugian tetap terjadi atas tumbangnya situs bukalapak maupun tokopedia. Berikut potensi kerugian situs marketplace atas tumbangnya data center yang mereka pakai:

  • Kepercayaan pengguna dan ke aktifan pengguna menurun
  • Biaya pemulihan teknis dan pemasaran (branding, aktivas, dan sebagainya)
  • Investor mulai mempertanyakan kredibilitas pimpinan perusahaan

Kerugian tersebut merupakan hal yang umum atas tumbangnya data center pada setiap bisnis apapun, terutama yang melibatkan jutaan orang. Bisnis skala besar seperti penerbangan juga pernah mengalami hal serupa, bahkan kerugian selama downtime tersebut mencapai ratusan juta dolar.

Biaya aktivasi pengguna pada situs marketplace merupakan salah satu nilai yang dapat kita ukur untuk menghitung berapa potensi kerugian situs marketplace tersebut atas tubangnya data center yang mereka pakai.

Misal, jumlah pengguna tokopedia mencapai 12 juta pengguna, dan nilai valuasi bisnis tokopedia sekitar Rp. 12 Triliun. Maka kita dapat menghitung :

Nilai Valuasi / Jumlah Pengguna Aktif = Biaya Aktivasi per User

Ini artinya, Rp. 12 Triliun / 12 juta pengguna maka biaya aktivasi per pengguna  adalah Rp. 1 juta.

Jika kita perhatikan dampak downtime data center pada kedua situs marketplace tersebut menyebabkan penurunan 1000 pengunjung per hari. Hal ini dapat kita amati seminggu dari sejak kejadian tumbangnya situs marketplace tersebut.

dampak-downtime-terhadap-trafik-situs-marketplace-bukalapak

 

Dari penurunan 1000 pengunjung tersebut, akan ada biaya pemulihan yang harus di keluarkan. Contohnya, JD.ID mulai melakukan iklan di media nasional, hingga iklan blocking video Youtube. Pasalnya, kepercayaan pasar merupakan faktor utama penentu keberhasilan setiap bisnis dan JD.ID sadar sekali akan hal ini.

Jika biaya aktivasi per user adalah Rp. 1 juta, maka penurunan per 1000 user akan berpotensi menyebabkan perusahaan harus mengeluarkan biaya Rp. 1 milyar. Ini baru dampak langsung, belum lagi dampak penularan kepercayaan yang lebih luas lagi.

Oleh karena itu, ada baiknya seluruh situs marketplace mulai menggunakan Disaster Recovery. Ini sebetulnya sudah di atur oleh Kominfo, melalui PP Nomor 82, hanya saja penegakannya belum ada sama sekali, dan belum ada denda yang di berlakukan sepanjang sepengetahuan kami saat tulisan ini kami buat.

Solusi Disaster Recovery untuk Berbagai Skala Bisnis

elitery-draas-monthly-sla-1Disaster Recovery (DR) merupakan solusi atas untuk mengatasi downtime. Ketika data center utama yang anda gunakan mengalami kegagalan daya maka operasional dapat seketika itu juga di alihkan pada situs Disaster Recovery.

Situs DR sejatinya merupakan sebuah data center juga, akan tetapi lokasi diluar data center utama dan berjarak pada radius 50 KM (baca juga : praktik terbaik lokasi situs disaster recovery data center). Sebuah situs DR merupakan situs Data Center TIER III yang memiliki infrastruktur kuat dan selalu di audit oleh badan-badan internasional.

Data Center dengan Tier III menggunakan infrastruktur state-of-art yang dapat di andalkan untuk misi kritis. Sehingga, dengan menggunakan “data center cadangan” pada situs DRC maka downtime bukan menjadi masalah lagi.

Biaya DR colocation pada sebuah situs DRC tergantung pada banyaknya jumlah rack yang di pakai. Tidak seberapa jika di banding dengan downtime. Akan tetapi, perusahaan harus berinvestasi pada perangkat keras.

Untuk itu, ada baiknya perusahaan mencoba untuk memakai DRaaS atau Disaster Recovery as a Services. Dengan solusi DRaaS, anda tidak perlu investasi perangkat, dan bisa langsung memiliki fasilitas Disaster Recovery.

Ketika downtime mengakibatkan kerugian milyaran rupiah, maka batasan toleransi terhadap downtime sudah tercapai. Pasalnya, dengan biaya disaster recovery ratusan juta per tahun, anda dapat melindungi operasional anda tetap berjalan selama beberapa tahun jika di banding dengan biaya downtime tersebut yang hanya beberapa jam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s