Digital Marketing Sebagai Bagian Transformasi Digital

Digital Marketing Sebagai Bagian Transformasi Digital

Tentu kita sudah memahami bahwa transformasi digital memerlukan pendekatan pemasaran di saluran digital. Akan tetapi, mungkin masih ragu dalam melakukan ‘aksi’ pemasaran digital.

Digital Marketing merupakan Bagian dari Transformasi Digital

Mulai dari transformasi infrastruktur IT hingga pembaruan cara akses aplikasi dan komunikasi, semua sudah terjadi. Jika itu semua sudah Anda lakukan, kini saatnya melakukan transformasi di bidang pemasaran, yakni dengan digital marketing.

Saat ini, 170 juta orang di Indonesia telah mengakses internet, dan mereka lebih banyak menghabiskan waktu pada gadget mereka. Baik melihat sosial media, social chat, maupun search engine, semua di akses oleh ratusan juta pengguna internet di Indonesia.

Sedangkan saluran seperti televisi, mungkin hanya pada saat makan malam di akses oleh orang di Indonesia.

Dari gambaran tersebut, tentu sudah jelas bahwa digital marketing merupakan pilihan cara pemasaran yang efektif saat ini.

Meskipun begitu, masih banyak perusahaan di Indonesia yang masih lebih besar anggarannya pada iklan di televisi dan media luar ruangan, ketimbang anggaran biaya digital marketing.

Sedangkan, di seluruh dunia, para praktisi dan perusahaan telah bergerak meningkatkan anggaran biaya digital marketing karena mereka selalu mengukur “eksperimen” untuk dapat beradaptasi dengan baik pada perubahan.

Berdasarkan beberapa survey di dunia pemasaran, anggaran digital marketing adalah sebesar 20% sampai 50% dari biaya marketing. Bahkan, beberapa perusahaan top 500 di dunia telah menganggarkan lebih dari 60% biaya pemasaran mereka ke ranah digital.

Perlu kita ketahui bahwa, digital marketing tidak hanya berisi placement iklan saja, akan tetapi memerlukan strategi menyeluruh dalam sebuah konsep corong pemasaran.

Mencegah Pemborosan Biaya dalam Digital Marketing

Sebelum era transformasi digital ada, kebanyakan periklanan di kerjakan oleh creative agency dan perusahaan advertising. Namun, ketika masuk pada digital marketing, terjadi kegagapan dalam implementasi, dan ini sering menjadi salah arah, mengakibatkan perusahaan yang menjadi client melakukan pemborosan secara besar-besaran.

Branding memang memerlukan penyebaran yang luas dan biayanya tergantung seberapa luas dan seberapa cepat. Akan tetapi, digital marketing tidak hanya sampai pada awareness dan interest saja, namun harus sampai dapat meyakinkan konsumen.

Konsumen online memiliki pola perilaku tersendiri. Pada umumnya, 84% konsumen online akan melakukan pembelian jika mereka telah:

  1. Melakukan riset (googling)
  2. Mencari perbandingan
  3. Mendapatkan referensi dari pihak lain (testimoni).

Era influencer pun sudah tidak terlalu menarik seperti sebelumnya. Retensi penjualan sangat singkat dengan influencer marketing. Disamping itu, banyak juga seleb sosial media yang mengakali jumlah followers dan like, sehingga sangat penting untuk mendapatkan laporan insight mereka sebelum memutuskan.

Pemborosan dalam digital marketing dapat terjadi jika kita tidak memahami strategi digital marketing dimana website merupakan fondasi dasar dari digital marketing.

Saat ini, masih banyak praktisi pemasaran yang berpusat hanya pada sosial media dan iklan di google. Sedangkan untuk dapat efisen dan efektif, kita perlu mengetahui saluran apa saja yang efektif. Tanpa membaca analytic dari website, tentu hal ini tak dapat Anda lakukan.

Konten marketing seperti webinar, artikel untuk edukasi dan menarik pelanggan baru, whitepaper, masih sangat jarang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia. Padahal, cara ini lebih efektif karena selain mengajak atau mengarahkan pemirsa menjadi pembeli, cara ini juga dapat membuat Brand anda lebih terlihat pada hasil pencarian di mesin pencari.

Saat ini, perusahaan besar di belahan dunia lain telah menganggarkan content marketing sebesar 20% dari total anggaran digital marketing mereka.

Semoga dengan sedikit penjelasan ini dapat membuka pintu ke paradigma yang lebih luas bagi Anda dan bisnis Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s